Informasi Bekerja Di Bidang Perhotelan Australia

Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong menyatakan, saat ini Australia menyediakan 36.000 lowongan pekerjaan di bidang perhotelan. Jumlah lowongan pekerjaan tersebut besar karena nilai mata uang Australia melemah akibat kebijakan devaluasi nilai mata uang Yuan, China. Saat ini, nilai tukar dollar Australia sudah melemah 30 persen.

Ketertarikan Australia tersebut dilatarbelakangi letak geografis Indonesia dan Australia yang relatif dekat, dan pekerjaan tersebut dapat dikategorikan sebagai pekerjaan musiman atau hanya 3-4 bulan. Artinya, pekerja Indonesia dapat kembali ke Tanah Air tanpa menunggu habisnya waktu kontrak kerja yang lama.kesempatan tenaga kerja Indonesia untuk bekerja di Negeri Kanguru ini dapat menjadi salah satu penguat tonggak hubungan ekonomi Indonesia dan Australia.

Peserta paket Working and Holiday yang berminat untuk bekerja di bidang perhotelan, harus mengerti dan memahami bahwa :

  1. Proses apply job hospitality sector harus memiliki beberapa sertifikat pendukung seperti RSA (Responsible Service of Alcohol)dan RCG (Responsible Conduct of Gambling), sehingga diharapkan Peserta paket Working and Holidays untuk dapat mengurus sertifikat-sertifikat tersebut sebelum Prima Tours & Travel mengapplykan job hospitality. Karena kondisi tersebut , maka Peserta paket Working & Holidays diharapkan untuk dapat bersabar dalam menunggu proses keluarnya sertifikat RSA dan RCG, proses apply job dan juga proses undangan interview dari employer yang bersangkutan.
  2. Adapun hasil penerimaan akhir job hospitality tetap tergantung pada pihak Employer itu sendiri dan interview langsung kepada customer yang bersangkutan karena sudah ketentuan dan system yang berlaku dan apabila terjadi penolakan atau tidak diterima oleh pihak Employer maka Pihak Prima Travel akan membantu max 2x pengapply-an dan informasi dengan system interview langsung dengan Employer di Australia. Jika ke semua interview tidak cocok atau ditolak maka Pihak Prima Travel tidak dapat dituntut kerugian serta biaya pengurangan Paket Working Holidays karena itu sudah menjadi risiko dari pengapply-an pekerjaan tersebut.
  3. Sebagai itikad baik dari Perusahaan, Prima Tours & Travel akan menawarkan Part Time job selama menunggu panggilan interview pekerjaan di hospitality sector seperti yang diminta oleh peserta Working and Holidays di Australia, karena biasanya sector hospitality lebih memperhitungkan orang-orang yang memiliki pengalaman kerja di Australia sebelumnya. Maka part time job yang perusahaan tawarkan adalah untuk membantu pengalaman kerja tersebut serta untuk membantu menambah biaya hidup customer selama di Australia.
  4. Para customer yang menginginkan diharuskan menerima pekerjaan part time yang diberikan oleh prima travel untuk menunggu panggilan interview bekerja di perhotelan yang telah di apply kan.
Informasi Bekerja Di Bidang Restoran Australia

Siapa yang tidak tahu Australia? Salah satu negara terkaya di Asia Pasifik dengan kekayaan alam yang berlimpah dan perekonomian yang kuat, dengan pendapatan rata – rata per kapita sebesar AUD 58.000 per tahun / 580 juta.

Namun, salah satu permasalahan yang dihadapi Australia adalah kurangnya tenaga ahli untuk mengisi lapangan pekerjaan yang tersedia, sehingga pemerintah Australia mendorong program agar tenaga kerja luar negeri mendapatkan kesempatan untuk bekerja dan tinggal di Australia.

Namun bekerja di Australia bukanlah perkara mudah, pemerintah Australia menerapkan peraturan dan persyaratan yang ketat yang harus anda penuhi dahulu sebelum bisa bekerja di Australia. Dan tanpa persiapan yang matang, keinginan anda untuk bekerja di Australia mungkin tidak akan terwujudkan.

Australia kekurangan juru masak atau chef dalam jumlah cukup besar. Dari sekitar 300 chef asal Indonesia yang dicari Australia per tahun, hanya sekitar 10 persen yang terpenuhi.

Menurut Ash Jurberg, direktur salah satu perusahaan penyalur tenaga kerja di Australia, faktor utama yang menjadi kendala adalah kemampuan Bahasa Inggris.

gaji pokok yang diterima juru masak asal Indonesia di Australia lewat program yang digagas ini mencapai AU$ 55.000, atau sekitar Rp 550 juta per tahun.

Dalam kontrak kerja selama tiga tahun, mereka bekerja lima hari seminggu dengan total tidak lebih dari 60 jam seminggu.

Mereka juga boleh membawa istri dan anak ke Australia, dan baru setelah dua tahun bisa mengajukan visa izin tinggal permanen atau Permanent Resident (PR).

Biaya Info Job Restaurant dan Hotel sebesar $1.500 Australia

Sudah termasuk

  • Penjemputan di Airport
  • Menginap 2 Malam di Akomodasi OOH
  • Pengurusan TFN & Account Bank
  • Akses Data Job Hotel dan Restaurant